liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Comeback Magis Daud Yordan Buat Raja KO Filipina Menderita

Petinju asal Indonesia, Daud Yordan

Rabu, 16 November 2022 – 01:14 WIB

VIVA Olahraga – Kualitas petinju kebanggaan Indonesia, Daud Yordan, tak perlu diragukan lagi. Banyak korban yang meninggal akibat pukulan maut Cino dari tingkat nasional hingga dunia.

Prestasi Daud di kancah internasional juga tak bisa dianggap remeh. Tiga gelar juara berhasil dibukukan, mulai dari WBO Intercontinental lightweight, IBA super lightweight dan WBO Oriental.

Dan ada satu pertandingan David yang menarik perhatiannya yaitu saat melawan petinju raja KO asal Filipina bernama Lorenzo Villanueva.

Saat itu, Daud Yordan memiliki rekor 31 kali dengan 28 kemenangan, 22 di antaranya dengan KO/TKO, dua kekalahan dan satu laga sisanya berakhir imbang.

Sementara Villanueva sejauh ini telah memainkan 23 pertandingan, 22 pertandingan berakhir dengan kemenangan dan 21 pertandingan di antaranya berakhir dengan sistem gugur. Tidak pernah kalah dan 1 seri dan 1 seri berakhir tanpa pertandingan.

Laga berlabel pertarungan dua raja KO itu akan digelar pada 5 Mei 2022 di Marina Bay Sands, Singapura. Pertarungan berjalan lancar sejak bel berbunyi tanpa pertarungan dimulai. Jual beli pukulan menghiasi pertarungan, Villanueva berhasil memberikan kejutan, hook kirinya tepat mengenai dagu Daud menyebabkan Daud terjatuh.

Tapi Daud bangkit, dia mencoba menekan tapi sebenarnya Villanueva terlalu impresif untuk ditangani. Beberapa kali David dikurung dan hanya bisa bertahan. Hingga akhirnya di babak kedua, Villanueva diistirahatkan.