liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86

Kejurnas Gulat di Medan jadi Persiapan Atlet Menuju SEA Games 2023

Kejurnas gulat di Medan jadi persiapan menuju SEA Games 2023

Selasa, 29 November 2022 – 04:21 WIB

Olahraga VIVA – Kejuaraan Gulat Nasional (Kejurnas) 2022 bertajuk Piala Puan Maharani, akan berlangsung pada 28 hingga 1 Desember 2022. Pembukaan Kejuaraan Nasional ini akan berlangsung di Dewan Pardede, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin 28 November 2022.

Ketua Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) Trimedya Panjaitan mengungkapkan Kejurnas ini dapat dijadikan ajang untuk mencari atlet-atlet gulat profesional terbaik yang akan berjuang untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Belakangan, Trimedya mengungkapkan Kejurnas ini juga sebagai persiapan para pesilat senior menghadapi SEA Games 2023 di Kamboja. Termasuk, tahapan seleksi sekaligus pencarian bakat pencak silat masa depan Indonesia.

“Di sinilah pemilihan atlet yang ingin kita kirim ke SEA Games Kamboja tahun depan (2023) akhirnya dilakukan. Kita berharap gulat Kamboja tahun depan bisa meraih medali emas, karena kemarin (SEA Games 2021) hanya ada 3 medali perak. Alhamdulillah saya mendapatkan 3 medali emas di SEA Games Kamboja,” kata Trimedya.

Trimedya menjelaskan, setidaknya ada dua target utama yang akan menjadi akhir dari turnamen tingkat nasional ini. Yang pertama adalah mempersiapkan atlet yang akan masuk dalam program atlet PPLP dengan menyaring atlet muda di sekolah.

“Gulat sudah lama tidak memenangkan kejuaraan. Ini kami harap adalah tonggak awal. Kita berharap lahir atlet-atlet bagus dari turnamen nasional ini dan berlangsung pertandingan yang fair serta tidak ada wasit yang main mata dengan daerah tertentu sehingga ada kemajuan dalam olahraga gulat ini,” kata Trimedya.

Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menilai potensi Indonesia untuk mencetak atlet berprestasi tidak kalah dengan negara lain. Namun, perlu manajemen di setiap cabang olahraga untuk melatih atlet sejak usia muda.

“Penduduk kita 275 juta, mana mungkin kalah dengan Belgia yang hanya 350 ribu. Kalah dengan Singapura dan negara lain. Kita punya potensi untuk itu, kalau ditangani dengan baik kita akan menjadi orang-orang yang berprestasi,” ujar mantan Pangkostrad ini.

Secara khusus, Gubernur Edy juga berharap para atlet Sumut bisa memperebutkan medali di ajang kejurnas ini. Apalagi ini bukti awal pencak silat Sumut sebelum akhirnya tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumut dan Aceh.

“Gubernur PGSI Sumut juga melihat dan melihat segala sesuatu yang perlu dipelajari untuk meraih prestasi. Ini dalam gulat, dan tempat lain telah dilakukan. Kita harus optimis, kita harus berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” kata Gubernur Edy.

Sumut merasa terhormat terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Gulat Senior Nasional Puan Maharani yang pertama. Turnamen ini mempertemukan atlet gulat dari seluruh tanah air, setidaknya ada 21 daerah yang mengikuti kompetisi ini.